Anda mungkin sering mendengar istilah RAB atau yang merupakan singkatan dari Rencana Anggaran Biaya. Dalam membangun sebuah Rumah dana yang akan kita pakai akan terbagi menjadi 2 yaitu Biaya untuk belanja material rumah dan Biaya Jasa untuk pelaksanaan Pembangunan Rumah (jasa perencananaan rumah dan juga jasa tukang).

RAB Rumah (Rencana Anggaran Biaya) didapatkan perhitungan-perhitungan yang teliti mengenai Biaya Pembuatan Rumah, volume dan jenis pekerjaan, spesifikasi bahan yang dibutuhkan beserta harganya dan harga satuan upah untuk Jasa Tukang. Dalam menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya) harus mengacu kepada Harga Satuan Pekerjaan (HSP) untuk Bahan dan Upah.

RAB merupakan total Biaya yang akan kita keluarkan sampai Rumah itu berdiri dan siap kita tempati. Perhitungan RAB ini sangat kita butuhkan untuk memastikan apakah dana yang kita punya nantinya akan mencukupi atau tidak dalam membangun sebuah Rumah impian kita. Perhitungan RAB tidak hanya dibutuhkan dalam membangun Rumah saja tetapi juga sangat diperlukan untuk pembangunan Gedung, Hotel, Sekolah, Restoran dsb. Hal ini dikarenakan semua Pelaksana Pekerjaan Bangunan pasti membutuhkan Estimasi Biaya dalam suatu proyek Pembangunan.

Beberapa keuntungan dengan adanya Perihitungan RAB (Rencana Anggaran Biaya) antara lain :

1. Informasi jenis pekerjaan apa saja yang harus diprioritaskan dan bahan (material) apa saja yang harus kita adakan (beserta spsesifikasi bahan)

2. Jumlah volume berbagai macam bahan/material (beserta spesifikasi bahan) yang dibutuhkan untuk membangun rumah impian kita

3. Jumlah biaya yang harus dikeluarkan dalam membangun suatu rumah dan juga biaya untuk tiap-satuan pekerjaan sehingga kita bisa mengatur jumlah uang yang harus kita prioritaskan dam membangun rumah impian kita

4. Sebagai alat (tool) untuk mengontrol sejauh mana pekerjaan sudah dilakukan apabila pelaksanaan pembangunan rumah tersebut dikerjakan oleh pihak lain (kontraktor)

5. Sebagai alat untuk menyusun budget yang harus kita keluarkan dalam membangun rumah impian kita kalau memang kita harus mengumpulkan uang sebelum masuk ke tahap pelaksanaan pembangunan  rumah

6. Sebagai bahan acuan untuk posisi tawar dengan pihak lain (kontraktor rumah) sehingga kita tidak dirugikan oleh pihak lain yang disebabkan oleh  pengeluaran uang yang terlalu besar dalam membangun rumah impian kita tersebut

Selain itu RAB merupakan persyaratan kalau kita misalnya membangun sebuah Rumah tetapi dananya berasal dari suatu Bank (kredit Bank) karena Bank akan memutuskan sampai berapa besar plafon yang harus diberikan kepada Nasabah. Perhitungan RAB haruslah didasarkan pada perhitugan jasa dan material yang ada di lapangan jadi data yang dimasukkan lebih akurat walaupun ada standarisasi untuk harga jasa dan material dalam membangun sebuah Rumah. Oleh karena itu Percayakan Jasa Perhitungan RAB (Rencana Anggaran Biaya) hanya kepada kami.

Berikut contoh RAB (Pembangunan Rumah Klasik 1 Lantai Ibu Indri di Brebes Jawa Tengah),

Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan 1Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan Halaman 1

Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan 2Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan Halaman 2

Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan Halaman 3Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan Halaman 3

Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan 4Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan Halaman 4

Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan 5Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan Halaman 5

Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan 6Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan Halaman 6

Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan 7Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan Halaman 7

Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan 8Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan Halaman 8

Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan 9Analisa RAB Harga Satuan Pekerjaan Halaman 9

Bahan dan Upah RAB 1Bahan dan Upah RAB Halaman 1

Bahan dan Upah RAB 2Bahan dan Upah RAB Halaman 2

RAB Halaman 1Hasil Perhitungan RAB Halaman 1

RAB Halaman 2Hasil Perhitungan RAB Halaman 2

RAB Halaman 3Hasil Perhitungan RAB Halaman 3

Rekap RABHasil Perhitungan Rekap RAB

 

 

Leave a Reply

 
 
%d bloggers like this: