KRK merupakan singkatan dari Ketetapan Rencana Kota yang merupakan pra syarat untuk pengurusan IMB ( Ijin Mendirikan Bangunan ). KRK biasanya berupa surat yang berisi pemetaan lokasi yang secara rinci dan detail menerangkan pemanfaatan suatu lahan/wilayah. Dinas yang menangani ijin KRK adalah Dinas Tata Kota (DTK) atau di beberapa tempat disebut juga dengan Dinas Tata Ruang.

Syarat-syarat untuk pengajuan KRK,

1.Mengisi dan menandatangani formulir pengajuan KRK seperti dibawah ini,

Formulir Permohonan KRK di Semarang hal1

Formulir Pengajuan KRK hal 1

Formulir Pengajuan KRK di Semarang hal 2

Formulir Pengajuan KRK hal 2

Formulir Pengajuan KRK di Semarang hal3

Formulir Pengajuan KRK hal 3

Formulir Pengajuan KRK di Semarang hal 4

Formulir Pengajuan KRK hal 3

2. Mengisi dan menandatangani surat Kuasa jika memang pengurusannya di kuasakan kepada pihak lain (diatas materai 6000)

3. Melampirkan berkas-berkas surat yang dibutuhkan untuk pengurusan KRK, yaitu :

  • Fotokopi surat kepemilikan lahan (Sertifikat HM/HGB, Girik/Letter D)
  • Fotokopi KTP pemilik lahan
  • Fotokopi SPPT (Surat Pemeberitahuan Pajak Terhutang) PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tahun terbaru
  • Bukti Pembayaran PBB tahun terbaru

Begitu kita mengisi dan menandatangai surat Permohonan Pengajuan KRK maka proses selanjutnya adalah pengukuran yang dilakukan oleh bagian ukur lapangan pihak  Dinas Tata Kota. Setelah proses Pengukuran lahan ini selesai kita tinggal menunggu surat KRK-nya. Proses pembuatan KRK ini kurang lebih sekitar 1 bulan sejak ditandatangani agenda pengukuran lahan.

 

Leave a Reply

 
 
%d bloggers like this: